
Aku terpana dan mulai terpesona
Guratan wajah tuamu sirna
Mematri kekuatan hati tulus
Tiada mengeluh, tiada menyesal
Tangan tua renta wanita perkasa
Menaklukkan batu-batu keras
Pantang menyerah tulang tua perkasa
Melawan kerasnya kehidupan
Kokoh menghalau terjangan badai
Tak rapuh diterik panas matahari
Rela dan pasrah tak kenal putus asa
Kau wanita tua perkasa!
Jejak-jejak tapakmu patut dihargai
Senyuman wanita perkasa diusia senja
Terlalu manis untuk terlupakan
Tidak terlupakan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar